Jayawijaya, MCINews — Anggota DPR Papua Pegunungan, Takinus Ricky Yikwa, S.Ak., M.AP, mengkritisi kebijakan Pemerintah Kabupaten Tolikara yang memberikan beasiswa gratis bagi aparatur sipil negara (ASN) untuk melanjutkan studi di Universitas Cenderawasih (Uncen). Ia menilai kebijakan tersebut tidak tepat sasaran dan mengalihkan perhatian dari kelompok yang lebih membutuhkan, yakni mahasiswa dan generasi muda Tolikara.
Menurut Takinus Yikwa, ASN dan pejabat daerah seharusnya memiliki kemampuan finansial untuk membiayai pendidikan lanjutan mereka sendiri tanpa harus mengandalkan dana beasiswa dari pemerintah.
“Program ini tidak pada sasaran. ASN dan pejabat cukup mampu membiayai sendiri peningkatan karier mereka. Pemerintah tidak perlu memberikan beasiswa gratis kepada mereka,” tegas Takinus, Rabu (5/11/2025).
Ia menilai bahwa kebijakan tersebut keliru dalam penerapan dan sebaiknya difokuskan pada pelajar dan mahasiswa murni asal Tolikara yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, bahkan di luar negeri.
“Banyak anak muda Tolikara memiliki semangat tinggi untuk melanjutkan pendidikan, namun terbatas karena minimnya dukungan dana. Pemerintah seharusnya memberi perhatian lebih besar kepada mereka,” ujarnya.
Lebih lanjut, Sekretaris Komisi III DPR Papua Pegunungan itu menegaskan bahwa kritik ini bukan bermaksud menjatuhkan pemerintah daerah, melainkan sebagai bentuk dorongan agar kebijakan pendidikan lebih berpihak pada kebutuhan generasi penerus daerah.
Takinus juga mendorong Pemkab Tolikara agar memperkuat program beasiswa studi akhir dan memastikan pelaksanaannya berjalan transparan dan tepat sasaran.
“Program bantuan studi akhir perlu ditingkatkan, baik jumlah penerimanya, besaran bantuan, maupun mekanisme penyalurannya,” kata Takinus.
Selain itu, ia mengusulkan agar pemerintah daerah membuka peluang kerja sama lebih luas dengan lembaga pendidikan dan pihak swasta guna menyediakan beasiswa tambahan bagi anak-anak Tolikara yang berprestasi tetapi kurang mampu secara ekonomi.
“Masa depan Tolikara terletak pada generasi muda, bukan pada ASN atau pejabat. Dengan memperkuat program beasiswa gratis bagi pelajar dan mahasiswa, pemerintah sesungguhnya sedang menanam investasi besar untuk membangun generasi cerdas, mandiri, dan siap memimpin daerah ke arah yang lebih maju,” tandasnya. (Duma Munny)







Comment