KUARI, MCINews— Gereja Injili di Indonesia (GIDI) Klasis Kuari Wilayah Toli sukses menggelar Seminar Kaum Bapak dan Pemuda selama empat hari, mulai Kamis, 27 hingga Minggu, 30 November 2025, di Aula Klasis Kuari. Kegiatan ini berlangsung dengan antusias tinggi dan menghadirkan suasana pembinaan yang mendalam bagi seluruh unsur jemaat.
Seminar diikuti oleh gembala jemaat, majelis, kaum ibu, serta pemuda dari 11 jemaat di wilayah pelayanan Klasis Kuari. Sejumlah klasis tetangga turut hadir sebagai bentuk penguatan hubungan antarwilayah. Ketua Wilayah Toli, Pdt. Yermias Wandik, S.Th, membuka kegiatan secara resmi dan memberikan apresiasi kepada Badan Pengurus Klasis (BPK) Kuari atas penyelenggaraan seminar yang dinilainya strategis dalam mempersiapkan para pelayan menghadapi tantangan pelayanan di era modern.

Pdt. Yermias berharap seluruh peserta mampu menyerap materi dari para pembicara dan menerapkannya di jemaat masing-masing. Menurutnya, pembekalan seperti ini penting untuk memperkaya wawasan, meningkatkan kapasitas pelayanan, serta mendorong lahirnya pola kerja gereja yang lebih inovatif dan relevan dengan kebutuhan jemaat masa kini.
Kepala Distrik Kuari, Yatinus Luwiya, mewakili Pemerintah Kabupaten Tolikara turut memberikan sambutan. Ia menyampaikan permohonan maaf karena Bupati Tolikara dan jajaran tidak dapat hadir akibat agenda pemerintahan lain yang bersamaan. Meski demikian, pemerintah menyatakan dukungan penuh terhadap kegiatan pembinaan rohani yang dianggap berperan besar dalam membentuk karakter masyarakat yang takut akan Tuhan.
Ketua Panitia Seminar, Welly Yikwa, menyampaikan rasa syukur atas penyertaan Tuhan sehingga seluruh kegiatan berlangsung aman dan lancar. Ia menjelaskan bahwa materi seminar tidak hanya berfokus pada pembinaan rohani, tetapi juga menyesuaikan kebutuhan zaman, termasuk penguatan pelayanan gereja di era digital. Panitia juga menghadirkan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Tolikara yang memaparkan informasi mengenai penularan HIV/AIDS serta situasi epidemiologi di kabupaten tersebut.
Pada penutupan kegiatan, Ketua Klasis Kuari, Pdt. Liwiya, S.Th, menyampaikan terima kasih kepada seluruh jemaat dan kader GIDI, termasuk dukungan dari pemerintah daerah. Ia menegaskan bahwa kelancaran kegiatan merupakan bukti penyertaan Tuhan serta kebersamaan seluruh jemaat dalam mendukung penguatan pelayanan.
Seminar empat hari ini diharapkan menjadi momentum penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan di Klasis Kuari, sehingga gereja semakin siap menjawab tantangan zaman dan membawa jemaat menuju kedewasaan iman. (Diskomdigi Tolikara)







Comment