KARUBAGA, MCINews — Pemerintah Kabupaten Tolikara resmi merampungkan seluruh rangkaian kegiatan Pemaparan Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah (Renstra OPD) pada Jumat malam, 14 November 2025, dengan penuh rasa syukur. Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 22.18 WIT ini berjalan dengan aman, lancar, dan penuh dinamika positif.
Proses pemaparan Renstra OPD tahun ini dilaksanakan sejak tanggal 5 November 2025 hingga 14 November 2025, melibatkan seluruh jajaran pemerintah daerah secara intensif. Setiap hari diisi dengan pemaparan, pendalaman materi, serta diskusi analitis yang dipimpin langsung oleh unsur pimpinan daerah.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tolikara, Yosua Noak Douw, menyampaikan apresiasi mendalam kepada Bupati, Wakil Bupati, seluruh Pimpinan OPD, para pemegang jabatan, serta seluruh staf yang terlibat aktif dalam proses pemaparan tersebut.
“Puji Tuhan, seluruh proses pemaparan Renstra OPD dapat diselesaikan dengan baik dalam kemurahan Tuhan. Terima kasih atas dukungan Bupati, Wakil Bupati, dan seluruh jajaran OPD yang berkomitmen,” ujar Sekda.

Selama 10 hari proses pemaparan, setiap OPD tidak hanya menyampaikan arah kebijakan dan target program, tetapi juga mengidentifikasi secara jujur dan teknis empat aspek penting :
- Masalah pembangunan yang masih menjadi beban pelayanan publik,
- Tantangan teknis dan kapasitas kelembagaan yang perlu diperkuat,
- Peluang strategis untuk percepatan pembangunan, serta
- Kekuatan daerah yang dapat dimaksimalkan untuk mewujudkan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati lima tahun ke depan.
Pembahasan berlangsung dengan pendekatan dialogis, akademis, dan berbasis data, sehingga menghasilkan analisis yang matang dan realistis bagi setiap OPD.
Pemaparan Renstra OPD tahun ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Pemerintah Kabupaten Tolikara karena untuk pertama kalinya dilakukan dengan pendekatan Ruang Akademis.
Dalam pendekatan tersebut, seluruh Renstra OPD :
- Diuji kualitas materinya,
- Dianalisis keselarasan antar-dokumen perencanaan,
- Dievaluasi langsung oleh pimpinan daerah, dan
- Diperdalam dari sudut pandang teknokratis oleh tenaga ahli,
- Hasil Koreksi RESTRA OPD selanjutnya di perbaiki atas seluruh masukan dan koreksi setelah berkoordinasi dengan Tim Ahli Bappenas dan Tim Perencanaan Pembangunan Daerah Tolikara.
Proses pengujian dan analisis ini dipimpin langsung oleh :
- Bupati Tolikara,
- Wakil Bupati Tolikara,
- Tim Ahli dari Bappenas RI,
- Sekretaris Daerah,
- Para Asisten Sekda,
- Para Staf Ahli Bupati, dan
- Tim Perencanaan Pembangunan dari Bappeda Kabupaten Tolikara.
Ruang Akademis ini memastikan bahwa :
- Pimpinan OPD memahami keterkaitan antara RPJMD, Renstra OPD, dan Target Kinerja Tahunan,
- Dokumen perencanaan memiliki landasan analisis yang kuat,
- Arah pembangunan OPD selaras dengan visi jangka panjang daerah, dan
- Seluruh OPD bekerja dengan standar kinerja yang terukur dan akuntabel.
Sekda Tolikara kembali menegaskan bahwa semua dokumen perencanaan yang telah disusun secara bertahap sejak tahun 2023 mulai dari RPJPD, RPJMD, hingga Renstra OPD akan menjadi pedoman strategis pembangunan daerah.
“Kiranya dokumen-dokumen perencanaan yang telah kita susun sejak tahun 2023 menjadi pemandu pembangunan Tolikara yang lebih baik ke depan,” ujarnya.
Seluruh tahapan ini menandai konsolidasi penuh antara visi kepemimpinan daerah dan kesiapan teknokratis seluruh OPD untuk menjalankan pembangunan secara terstruktur, terukur, dan berkelanjutan.
Dengan berakhirnya rangkaian pemaparan Renstra OPD, Pemerintah Kabupaten Tolikara kini memasuki fase implementasi, penyelarasan anggaran, integrasi program, dan penguatan koordinasi lintas sektor.
Pemerintah Daerah optimis bahwa semangat kolektif yang ditunjukkan selama Ruang Akademis ini akan menjadi modal besar dalam mewujudkan pembangunan Tolikara yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing dalam lima tahun mendatang. (Diskomdigi Tolikara)







Comment